Banda Aceh, 14 September 2025 – Himpunan Mahasiswa Kehutanan (HIMASYLVA) Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan kegiatan bertajuk “Pecinta Alam Pesisir” di kawasan Mangrove Park, Gampong Lamnga, pada Minggu (14/9). Aksi peduli lingkungan ini diwujudkan melalui penanaman sebanyak 500 bibit mangrove dari jenis Rhizophora apiculata dan Rhizophora stylosa sebagai langkah nyata dalam upaya rehabilitasi hutan mangrove dan pelestarian ekosistem pesisir.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan FP USK; Kepala Departemen Kehutanan FP USK; dosen Departemen Kehutanan; Pembina HIMASYLVA; Ketua dan Presidium HIMASYLVA; panitia kegiatan; serta mahasiswa Program Studi Kehutanan. Turut hadir pula mahasiswa lintas disiplin ilmu, antara lain dari Program Studi Statistika dan Program Studi Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Sebelum penanaman, peserta mendapat pemaparan mengenai pentingnya ekosistem mangrove dari Kepala Departemen Kehutanan FP USK. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan arahan teknis mengenai metode penanaman mangrove yang baik dan benar oleh Ibu Rizky Febriana Br Lubis, M.Si.

“Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran kolektif mahasiswa dan masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga ekosistem pesisir,” ujar Ketua HIMASYLVA dalam sambutannya.
Selain penanaman, peserta juga melaksanakan aksi bersih lingkungan dengan mengumpulkan sampah polybag bekas bibit untuk dibuang pada tempat yang telah disediakan. Seluruh rangkaian acara ditutup pada pukul 10.30 WIB dengan sesi kebersamaan berupa pembagian konsumsi.
Melalui aksi ini, HIMASYLVA menegaskan komitmennya dalam mendukung konservasi lingkungan, khususnya ekosistem mangrove yang memiliki fungsi vital dalam menahan abrasi, menyediakan habitat bagi biota perairan, serta menjaga keberlanjutan sumber daya pesisir.


Comments are closed