Aceh Besar, 8 September 2024 – Himpunan mahasiswa kehutanan (HIMASYLVA) melaksanakan kegiatan Manajemen Alam Bebas (MABES) kegiatan ini merupakan program kerja yang diselenggarakan oleh himpunan mahasiswa untuk melatih dan membekali mahasiswa dalam keterampilan dan pengetahuan mengenai pengelolaan kegiatan di alam bebas. Kegiatan ini direncanakan pelaksanaan sebanyak 2 kali. Kegiatan ini berkolaborasi dengan kegiatan Aksi Peduli Lingkungan dan Rihlah dari bidang Keagamaan. Program ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, ketahanan fisik dan mental, serta kecintaan terhadap alam. Kegiatan ini melibatkan pelatihan outdoor survival, penanganan resiko di alam bebas, hingga edukasi mengenai lingkungan hidup dan konservasi alam. Selain memperkenalkan manajemen alam bebas kepada mahasiswa/i yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan MABES, dilakukan pula ”aksi peduli lingkungan”

HIMASYLVA (Himpunan Mahasiswa Kehutanan) menunjukkan kepeduliannya terhadap kelestarian lingkungan melalui kegiatan aksi peduli lingkungan berupa pengutipan sampah yang dilaksanakan di kawasan wisata Lhok Mata Ie. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kebersihan dan keindahan kawasan pesisir yang sering dikunjungi wisatawan, namun kerap tercemar oleh sampah plastik dan limbah non-organik lainnya. Dalam aksi ini, para anggota HIMASYLVA bersama relawan melakukan penyisiran sepanjang garis pantai untuk mengumpulkan sampah sekaligus memberikan edukasi kepada pengunjung mengenai pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Melalui kegiatan ini, HIMASYLVA berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan pesisir demi keberlanjutan ekosistem laut.Aksi peduli lingkungan adalah kegiatan yang di tujukan untuk menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dengan melakukan pembersihan atau pengutipan sampah di area wisata. Pada kegiatan ini, kami melakukan pembersihan dan pengutipan sampah di Lhok Mata Ie, Ujong Pancu. Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa dapat berpartisipasi langsung dalam menunjukkan kepeduliannya terhadap permasalahan lingkungan dan melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat tumbuh rasa simpati yang lebih tinggi dan tidak lagi membuang sampah sembarangan.

Sabtu, 11 Mei 2024 berlokasi di lapangan Tugu USK Himpunan Mahasiswa Kehutanan USK, melakukan kegiatan pertama pengenalan awal manajemen alam bebas. Kegiatan diperuntukan agar mahasiswa/i.

Sabtu, 18 Mei 2025 merupakan hari kedua kegiatan pengenalan manajemen alam bebas yang dilaksanakan di Lapangan Tugu USK. Kegiatan ini dihadiri oleh 23 orang peserta, Himpunan Mahasiswa Kehutanan (HIMASYLVA) menyelenggarakan sebuah kegiatan yang bertujuan untuk memperkenalkan dan melatih mahasiswa tentang teknik bertahan hidup di alam bebas. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya keterampilan dasar dalam menghadapi kondisi darurat di alam terbuka, serta bagaimana memanfaatkan sumber daya alam dengan bijak. Dalam sesi pelatihan tersebut, para peserta diberi pembekalan langsung tentang berbagai keterampilan praktis, seperti cara membuat api tanpa alat modern, mencari dan memurnikan air menggunakan metode tradisional, serta cara membangun tempat berlindung dari bahan alami yang ada di sekitar. Selain itu, para peserta juga belajar mengenali tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan obat-obatan darurat, serta teknik navigasi dengan menggunakan kompas dan peta untuk menentukan arah. Tidak hanya fokus pada teknik bertahan hidup, kegiatan ini juga menekankan pentingnya pemahaman tentang ekosistem alam, kelestarian lingkungan, serta bagaimana mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan dan bertanggung jawab. Melalui pengalaman langsung ini, HIMASYLVA berharap dapat memberikan mahasiswa keterampilan praktis yang berguna dalam situasi darurat, sambil menumbuhkan rasa peduli dan tanggung jawab terhadap alam dan konservasi sumber daya alam. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan antar mahasiswa kehutanan dan meningkatkan kepedulian mereka terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam bebas sebagai bagian dari pembelajaran ekologi dan kehutanan yang lebih holistik.

Comments are closed